Method of Successive Interval (MSI)

Research & Statistics, Statistics

Kontributor: Kharisma Prima
Editor: Gin Gumilang

Dalam beberapa metode analisa statistik parametrik diperlukan skala ukur sekurang-kurangnya interval, sedangkan data dari lapangan seringkali berupa data dengan skala ukur ordinal. Agar analisa statistika dapat dilakukan maka data dengan skala ordinal tersebut harus ditransformasikan terlebih dahulu ke skala interval dengan menggunakan Method of Successive Interval (MSI). Langkah-langkah melakukan transformasi data menggunakan MSI sebagaimana diuraikan oleh Harun Al Rasyid (1993:33) adalah sebagai berikut:

  1. Menentukan frekuensi setiap responden yaitu banyaknya responden yang memberikan respon untuk masing-masing kategori yang ada.
  2. Membagi setiap bilangan pada frekuensi dengan banyaknya responden keseluruhan. Ini akan menghasilkan nilai proporsi.
  3. Jumlahkan proporsi secara keseluruhan untuk setiap responden sehingga diperoleh proporsi kumulatif.
  4. Menentukan nilai Z untuk setiap proporsi kumulatif menggunakan tabel normal.
  5. Menghitung fungsi densitas dari Z dengan rumus:
    latex a1 ql_b3ebcbdc6b93417bde70cf0fa855ac16_l3
  6. Menghitung Nilai Skala (NS) untuk masing-masing respon dengan rumus:
    latex a2 ql_63b21db3f45cf49be362e2c25a166f51_l3
  7. Tentukan nilai transformasi dengan menggunakan rumus:
    latex a3 ql_48bc5651a753d3c37fc75d9634118ad8_l3

Tutorial estimasi MSI dengan menggunakan aplikasi program Ms.Excel akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.

Referensi:

  • Rasyid, Harun Al, 1993. Metoda Sampling dan Penskalaan.¬†Bandung: Jurusan Statistika Universitas Padjadajaran.

Comments

comments

» Research & Statistics, Statistics » Method of Successive Interval (MSI)

, , , March 22, 2015

Comments are closed.